Harga Ayam Kalkun Dewasa

Kalkun merupakan unggas yang sebenarnya dapat digunakan sebagai ternak untuk menghasilkan daging dan telur. Namun, para peternak di Indonesia kebanyakan memelihara hewan ini sebagai hewan hias.

Kalkun biasa digunakan sebagai ayam hias di bagian belakang rumah. Karena warna bulunya yang berwarna-warni, suara yang khas dengan ciri khas ekor yang bisa mekar saat mengalami syahwat memang menjadi daya tarik bagi yang suka ayam hias untuk memelihara kalkun ini.

Bertubuh cenderung lebih besar dari ayam kebanyakan, harga kalkun lebih mahal, bahkan diklaim harga ayam kalkun dewasa mencapai Rp. 800 ribu per ekor untuk indukan super.

Asal Ayam Kalkun

Kalkun atau Turkey merupakan salah satu jenis unggas yang memiliki ciri postur tubuh yang lebih besar dari burung lainnya. Ayam ini pertama kali ditemukan di Amerika dan Eropa. Lalu kenapa disebut Turkey?

Pasalnya, nama Turkeyi berasal dari kesalahpahaman orang Amerika yang mengira bahwa ayam ini adalah burung dari Afrika bernama Numida Meleagris atau biasa dikenal dengan nama Turkey yang didatangkan dari Eropa Tengah melalui Turki.

Nama kalkun berasal dari ejaan bahasa Belanda "Kalkoen" yang diambil dari nama kota "Kalikut" di India.

Keunikan Ayam Kalkun

Di negara asalnya Amerika, kalkun biasa dikonsumsi sebagai hidangan saat perayaan tertentu dan perayaan pesta. Dalam perayaan ini, orang akan berkumpul untuk menikmati hidangan khas seperti kalkun panggang.

Namun di Indonesia justru Kalkun Perunggu yang cukup dikenal dengan kalkun konsumsi, namun saat ini cukup banyak yang memelihara kalkun jenis lain untuk keperluan konsumsi. Dengan begitu kalkun tidak hanya sebagai ayam hias tetapi juga bisa dibesarkan untuk keperluan konsumsi.

Semakin banyaknya peminat kalkun juga mempengaruhi harga kalkun di pasaran. Meski begitu, tidak menyurutkan peminatnya untuk beternak ayam besar ini.

Karakteristik Ayam Kalkun

Dilansir dari Wikipedia, kalkun adalah sebutan untuk dua spesies burung besar dari ordo Galliformes genus Meleagris. Secara umum, kalkun betina memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dan bulu yang kurang berwarna dibandingkan kalkun jantan.

Namun saat di alam bebas, ayam ini mudah dikenali karena umumnya memiliki tubuh yang besar dengan bentangan sayap mencapai 1,5 hingga 1,8 meter.

Varian jantan biasanya memiliki kepala yang besar, tidak ditumbuhi rambut, tetapi hanya dilindungi oleh kulit merah tebal dengan kelipatan bercak putih dan kebiruan.

Selain itu, jantan memiliki warna mata merah kehitaman yang tersembunyi sedikit oleh lapisan keriput, paruh berwarna kuning dengan pangkal hitam besar dan panjang, serta pantat berwarna abu-abu kehitaman dan bulu paha yang agak mengembang.

Sedangkan untuk kalkun betina, umumnya memiliki bulu berwarna hitam dengan ujung berwarna abu-abu pada paruhnya. Jenis betina juga agak cekung antara badan dan sayap, memiliki lidah dan langit-langit berwarna abu-abu kehitaman, bulu ekor menyempit, pial kecil dengan warna hitam kusam, mata besar dan bulat berwarna hitam, serta kulit dan kaki kusam. hitam.

Selain ciri-ciri di atas, hal lain yang membedakan kalkun jantan dan betina adalah kalkun jantan memiliki jenggot dari bulu yang menjuntai di dada.

Jenggot kalkun tampaknya terbuat dari rambut, tetapi sebenarnya merupakan rambut unik yang membentuk gumpalan seperti rambut kaku. Meski tidak semuanya, sekitar 10 hingga 20 persen ayam juga memiliki janggut seperti ini.

Varian ini kebanyakan dipelihara sebagai ayam hias. Namun, kalkun sebenarnya juga cocok untuk dibesarkan sebagai ayam pedaging. Pasalnya, daging kalkun memiliki protein yang tinggi dan diklaim memiliki rasa yang lebih enak dibandingkan unggas lainnya.

Keunggulan lain dari daging kalkun adalah rendah lemak dan kolesterol serta mengandung asam oleat (minyak zaitun) dan omega 6 yang bermanfaat bagi kesehatan.

Jenis Ayam Kalkun dan Harganya

Bronze Turkeys

Bronze Turkeys atau Kalkun perunggu, merupakan jenis kalkun yang paling banyak dan populer di Indonesia. Warna ciri khas bulunya adalah hitam kecoklatan berpadu dengan putih. Jenis kalkun ini banyak dibudidayakan, selain harganya yang relatif murah rasa kalkun perunggu cukup enak, yang membuatnya terkenal sebagai kalkun broiler.

Harga Ayam Kalkun Dewasa

Golden Palm Turkey

Golden Palm Turkey atau Kalkun palem emas, merupakan jenis kalkun yang memiliki banyak variasi warna pada bulunya. Kombinasi bulu hitam, coklat dan putih, serta putih dengan strip hitam di bagian ekor. Sedangkan kepala kalkun golden palm berwarna kebiruan, pial berwarna merah, sedangkan kakinya berwarna putih keabu-abuan. Populasi kalkun palem emas ditemukan di banyak pasar lokal di negara ini.


Pencilled Palm

Pencilled Palm atau Kalkun kurma penciled, merupakan jenis kalkun yang memiliki kombinasi warna mirip batik pada bulu ekornya dan memiliki kombinasi warna yang mirip dengan rona bulu macan, sehingga ada yang menyebutnya kalkun harimau penciled.

Kalkun Narragansett

Kalkun narragansett, merupakan jenis kalkun yang memiliki corak mirip batik pada bulu ekor dan memiliki campuran abu-abu tua bercampur kuning keemasan.

White Holland

White Holland atau Kalkun Holland Putih atau disebut juga dengan kalkun putih merupakan jenis kalkun yang memiliki bulu berwarna putih di sekujur tubuhnya. Di Indonesia kalkun ini cukup populer dan cukup banyak dipelihara oleh para penggemar ayam hias.

Selain cocok untuk kalkun hias, jenis ini juga cocok untuk disajikan sebagai jenis daging kalkun. Di Amerika Serikat sendiri, kalkun putih ini merupakan salah satu jenis daging kalkun untuk dikonsumsi.

Menurut beberapa rekomendasi, daging jenis ini rasanya lebih enak dan memiliki tekstur yang berbeda dengan jenis lainnya.


Bourbon Red

Bourbon Red atau Kalkun Bourbon merah, merupakan jenis kalkun yang berwarna merah kecoklatan. Karena harganya yang lumayan tinggi, jenis ini masih terbilang jarang dipelihara, meski sudah cukup familiar di telinga pecinta ayam hias.

Kalkun merah Bourbon adalah kalkun peliharaan pertama di kota Bourbon County, Kentucky, Amerika Serikat. Inilah mengapa kalkun ini dijuluki dengan nama ini. Bagi pecinta kalkun, tentunya warna bulu coklat kemerahan begitu eye-catching.

Di Amerika, kalkun jenis ini diperkirakan baru tiba dan dikenal sekitar tahun 1900-an. Diperkirakan bahwa mereka adalah hasil kawin silang antara kalkun putih, perunggu dan buff. Namun keakuratan prediksi ini masih dipertanyakan oleh banyak ahli karena tidak pernah ada bukti yang sah dari pernyataan tersebut.

Sedangkan di Indonesia, bourbon merah baru populer di awal tahun 2011-an. Di awal popularitasnya, bourbon red turkey sempat laris dan sangat diminati oleh para penghobi. Karena itu, saat itu harganya relatif mahal. Untuk sepasang indukan bisa dijual hingga Rp. 15 juta.


Kalkun Black

Kalkun hitam Spanyol, merupakan jenis kalkun yang paling mahal jika dibandingkan dengan jenis lainnya. Harganya yang relatif tinggi membuat kalkun jenis ini dibudidayakan hanya untuk keindahannya saja dan dijadikan sebagai ayam hias.

Kalkun bulu hitam atau kalkun hitam adalah jenis kalkun domestik tertua. Dapat dikatakan bahwa, kalkun ini adalah yang tertua dari semua jenis kalkun yang ada di peternakan di seluruh dunia saat ini.

Dari kelompok ini, tipe Spanyol hitam terkenal. Mereka adalah kalkun yang dihasilkan dari mutasi warna dari kalkun liar yang dibawa dari benua Amerika ke Eropa. Akibat munculnya mutasi warna ini, berbagai warna bulu kalkun muncul.

Warna bulunya yang hitam legam yang menjadi ciri khas kalkun ini. Jika Anda menyukai warna gelap tapi elegan, black spanish mungkin cocok untuk Anda.

Salah satu kelompok kalkun hitam juga disebut hitam berbintik-bintik. Kalkun ini merupakan keturunan jenis Spanyol hitam hasil perkawinan silang dengan jenis kalkun lainnya. Warna bulu belang-belang ini didominasi warna hitam dengan tambahan bercak putih pada beberapa bulu.


Blue Slate Turkey

Blue slate turkey, merupakan jenis kalkun yang tergolong baru di Indonesia karena baru populer pada tahun 2016 sehingga masih tergolong langka.

Tidak hanya di Indonesia, tetapi di negara asalnya yaitu Amerika Serikat, hingga saat ini jumlahnya tidak terlalu besar. Inilah yang membuat kalkun ini begitu istimewa. Di Amerika Serikat sendiri, Blue Slate diakui sebagai kalkun endemik asli Amerika Serikat, dan juga diakui sebagai kalkun historis.

Menurut artikel sejarah unggas di Amerika, sekitar tahun 1870-an, kalkun Blue Slate ini dinyatakan terancam punah. Konon populasinya saat itu hanya sekitar 500 ekor. Karena itu, akhirnya, pada tahun 1871-an, Badan Konservasi Nasional Amerika Serikat (American Livestock Breeds Conservancy) memasukkan kalkun biru ke dalam undang-undang untuk perlindungan hewan. Termasuk mewajibkan spesies ini untuk dikawinkan agar populasinya meningkat.

Setelah kultivasinya berjalan dan berhasil, akhirnya status perlindungannya dicabut. Dari sinilah dimulai perkembangbiakan massal dan masif.

Di Indonesia sendiri, kalkun ini baru hadir di tahun 2015. Lalu, apa yang menarik dari tampilan Blue Slate ini?

Selain dikenal sangat langka, penampilan kalkun ini juga tidak kalah dengan jenis lainnya. Mereka menghadirkan pesona unik di mana, dalam warna abu-abu biru, berdampingan dengan putih di sayap. Tampilan ini seolah memberi kesan teduh dan adem saat melihatnya.

Dari jenis ini, terdapat beberapa sub jenis keturunan yang tidak kalah menariknya. Salah satu subnya adalah kalkun ungu.


Kalkun Self-Buff

Kalkun self-buff, memiliki warna yang khas yaitu perpaduan antara putih dan coklat muda. Spesies ini juga jarang dipelihara di Indonesia.


Royal Palm

Royal Palm adalah jenis kalkun murni yang ditujukan untuk kalkun hias. Pola bulu yang memiliki warna dasar putih dan hitam inilah yang sangat menarik perhatian. Kesan klasik dan elegan didapat dari perpaduan kedua warna tersebut. Pola warna ini merupakan hasil kombinasi jenis kalkun liar, perunggu, hitam, putih dan naragansett.

Seleksi awal untuk pembentukan jenis warna ini pertama kali dicatat di sebuah peternakan di Enoch Carson, Lake Worth, Florida, Amerika Serikat. Ini dilakukan pada tahun 1920-an. Setelah pola warna bulu dimurnikan, akhirnya pada tahun 1970-an, royal palm diakui sebagai breed standar oleh American Poultry Association.

Secara karakter dan temperamen, Royal Palm dikenal sebagai kalkun yang tenang, kasar, dan tenang. Inilah alasan mengapa mereka ideal untuk dijadikan sebagai kalkun hias untuk koleksi.

Jika saat ini Anda sedang mempertimbangkan untuk memiliki koleksi kalkun hias, Royal Palm adalah yang ideal untuk Anda. Namun, untuk jenis ini di tempat kami tidak selalu tersedia. Jadi, jika ingin memesannya, setidaknya butuh waktu untuk mewujudkannya.

Harga Ayam Kalkun Dewasa


Harga Ayam Kalkun

Mengenai harga kalkun, saat ini harga kalkun tidak stabil karena banyaknya permintaan kalkun dan terbatasnya pasokan membuat harga kalkun menjadi tidak beraturan. Inilah harga kalkun berdasarkan jenis atau ukurannya.

Ayam Kalkun Anakan - Rp. 50.000 – Rp100.000 per ekor

Ayam Kalkun Bronze Anakan - Rp. 130.000 per ekor

Ayam Kalkun Golden Palm Anakan - Rp. 149.000 per ekor

Ayam Kalkun Hitam Molet Anakan - Rp. 176.460 per ekor

Ayam Kalkun Blue Slate Anakan - Rp. 200.000 per ekor

Ayam Kalkun Bronze Dewasa - Rp. 350.000 per ekor

Ayam Kalkun Golden Palm Betina Dewasa - Rp. 400.000 per ekor

Ayam Kalkun Putih Betina Dewasa - Rp. 500.000 per ekor

Ayam Kalkun Putih Jantan Dewasa - Rp. 550.000 per ekor

Ayam Kalkun Royal Palm Betina Dewasa - Rp. 575.000 per ekor

Ayam Kalkun Dewasa - Rp. 750.000 per ekor

Ayam Kalkun Self-Buff Betina Dewasa - Rp. 950.000 per ekor

Ayam Kalkun Self-Buff Jantan Dewasa - Rp. 1.000.000 per ekor

Ayam Kalkun Bourbon Red Betina Dewasa - Rp. 1.500.000 per ekor

Ayam Kalkun Black Spanish Betina Dewasa - Rp. 1.800.000 per ekor

Ayam Kalkun Black Spanish Jantan Dewasa - Rp. 1.900.000 per ekor

Harga kalkun di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk sejumlah situs jual beli online dalam negeri. Anda perlu mencatat bahwa harga kalkun tidak mengikat dan dapat berubah. Selain itu, harga unggas di atas bisa berbeda-beda di setiap daerah, tergantung penjualnya masing-masing.

Semoga daftar harga kalkun menurut jenisnya itu bisa menjadi referensi anda untuk membeli kalkun jenis dan umur tersebut. Jenis kalkun dan harganya biasanya tidak bisa dipisahkan, karena biasanya penjual menentukan harga kalkun berdasarkan jenis dan umur kalkun itu sendiri.

Bagi anda yang ingin membeli kalkun pastikan mengetahui jenis kalkun yang akan anda beli. Untuk harga kalkun konsumsi yang saat ini banyak dijual di pasaran dijual dengan harga Rp 850.000 untuk ukuran dewasa, harga tersebut belum termasuk jasa pemotongan kalkun jika kalkun akan disembelih juga.

Dan jika ingin membeli anakan kalkun bisa dibeli di peternak kalkun yang ada disekitar rumah anda, dengan harga anakan kalkun Rp. 55.000 per ekor untuk usia 1-2 minggu.

Tips Memelihara Kalkun

Kalkun sendiri merupakan jenis hewan unik yang memiliki kemampuan bertelur tanpa kontribusi pejantan. Akan tetapi, hasil reproduksinya sendiri tanpa kontribusi pejantan tidak dapat menetas karena kemandulan.

Oleh karena itu jika kalkun sudah siap untuk kawin maka harus segera dipasangkan dengan yang jantan agar telur yang dihasilkan subur sehingga peluang untuk menetas dan menghasilkan anakan yang berkualitas lebih besar.

Untuk komposisi jantan dan betina, kalkun ini bisa menggunakan perbandingan 1 jantan dengan 8 betina. Dengan kalkun betina yang banyak, tentunya peluang untuk berproduksi lebih besar.

Kandang Ayam Kalkun

Seperti kebanyakan ayam, Anda membutuhkan beberapa kandang kalkun yang sesuai dengan usia dan aktivitasnya. Kandang tidak perlu mahal dan bagus. Bahan kandang bisa didapatkan dari bahan sederhana seperti kayu dan bambu.

Yang penting kalkun ditempatkan di kandang yang teduh, seperti di bawah pohon, agar tidak merasa cuaca terlalu panas.

Secara umum ukuran kandang kalkun sekitar 3m x 3m x 3m yang dapat diisi 1 ekor jantan dan 10 ekor betina. Bagian atas kandang harus dibiarkan terbuka. Sedangkan untuk areal persemaian diperlukan kandang yang ditutup dengan kain atau sekat ruangan. Tujuannya agar tidak terkena angin kencang dan bisa terlindung dari hujan.

Pakan Ayam Kalkun

Mengenai pakan, ada beberapa jenis pakan yang bisa Anda beri makan kalkun. Makanan populer termasuk dedak, nasi aking, sayuran hijau, dan sisa makanan manusia. Mengenai pakan kalkun, Anda dapat mengurangi biaya perawatan atau pakan dengan menggunakan sayuran segar yang tidak terpakai.

Ada banyak ide untuk mendapatkan sayur mayur yang tidak terpakai tersebut, salah satunya adalah kerjasama dengan restoran atau toko sayur di daerah Anda. Kalkun sangat menyukai akan semua jenis sayuran.

Kalau di kampung, kita bisa memilih eceng gondok sebagai alternatif makanan. Karena selain mudah didapat tentunya gratis karena tinggal mengambilnya saja di sungai atau persawahan. Bahkan para petani atau pemilik kolam ikan seringkali tidak menyukai tanaman eceng gondok yang satu ini.

Khusus untuk bekatul, disarankan untuk memberikan bekatul halus karena diklaim dapat menambah nafsu makan ayam.

Sedangkan sisa makanan manusia yang bisa diberikan adalah sisa nasi, sayur, atau lauk. Namun sebelum pemberian sebaiknya dipisahkan dari duri dan tulangnya agar tidak membahayakan unggas anda. Kalkun juga bisa diberi makan dengan ikan ikan kecil atau biasa disebut dengan ikan rucah.

Demikianlah informasi harga ayam kalkun Bandung, Jakarta dan kota lainnya di Indonesia dari berbagai jenis kalkun termasuk harga kalkun blue slate. Info harga daging ayam kalkun potong dan hias tersebut tentunya akan selalu berubah, tergantung pasokan yang ada.

Sumber : https://harga.web.id/harga-ayam-kalkun-anakan-dewasa.info, https://jualayamhias.com/daftar-harga-ayam-kalkun-2019/, https://ayamkalkun.com/harga-ayam-kalkun/,


Tag : Ayam Kalkun, Harga Ayam
Back To Top